Orang berakal berani surut langkah dari kesalahan dengan anggapan dengan surut langkah untuk menghindari kesalahan bukanlah suatu kekalahan, makanya orang yang berakal selalu berhati-hati, karena ia benar-benar memperhitungkan langkah yang akan ditempuhnya.
Orang yang berakal serta cakap akan menyadari dan meyakini kebenaran yang terkandung dalam kejujuran, maka ia teguh mengamalkannya dan akhirnya menjelma dalam kebiasaan, ia mampu menguasai diri dan mengerti akibat buruk dari kemarahan, karena marah adalah cara dari orang yang tak mampu lagi menempuh cara yang lebih baik.
Orang yang berakal selalu berbuat yang patut dan pantas, sebab mengetahui harga dirinya dan dapat memisahkan antara perbuatan yang baik dan buruk, ia mampu mengurangi pembicaraan yang tidak bermanfaat serta mampu menyelami latar belakang sesuatu agar dapat pula memperhitungkan akibatnya. Ia selalu bertindak bijaksana baik dalam tutur kata maupun tindak tanduknya, disamping itu iapun mengetahui persoalan yang akan dihadapi dan mampu menempatkan antara kelembutan dan ketegasan.
Demikianlah gambaran singkat tentang orang yang berakal, semoga kita termasuk dalam golongan orang-orang yang berakal.

