Anak-anak kosong menatap..Ibu-ibu duduk meratap..
Saksikan rumah yang rata tak beratap..
Digilas robot penguasa kalap..
Cukong-cukong tertawa mangap..
Dirikan gedung mewah gemerlap..
Para pendekar terpaku senyap..
Kaki terikat mulut terbekap..
Sudah segitu aja, lom bisa panjang-panjng sih, ya itu hanya sebagai bentuk rasa empati aja buat saudara-saudara yang tengah mengalami penggusuran, mudah-mudahan mereka diberi kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi segala cobaan hidup, saya hanya bisa mendoakan dari jauh, semoga Allah memberi kemudahan pada mereka dalam menjalani kehidupan selanjutnya.

